Sunday 27 July 2008

sudah jatuh tertimpa tangga

judulnya
sudah jatuh tertimpa tangga
..
sore itu
seperti biasa
saya hendak menuruni tangga rumah
dengan langkah yang biasa
membawa sebuah laptop di tangan kanan
dan handphone di tangan kiri
..
sampai di anak tangga ke lima
perjalanan menuruni tangga masih berjalan lancar
dan aman
..
barulah di saat kaki kanan
hendak menapak
di anak tangga ke enam
semuanya jadi kacau
..
saya terpeleset
dan karena kedua tangan penuh
membawa laptop dan hp
jadi nggak bisa menyelematkan diri
..
akhirnya
saya berhasil meluncur
di sisa-sisa anak tangga yg belum dilewati
dan dengan sukses
mendaratkan diri di lantai
..
untuk beberapa saat
badan kaku dan nggak bisa bergerak
jadi
berteriaklah saya
sehingga seiisi rumah datang
mengerubungi
..
bukannya memberi pertolongan
ibu -- yang pertama kali melihat saya terjatuh
malah tertawa
melihat posisi saya jatuh
dan air mata yg keluar karna menahan sakit
*malangnya*
..
kenang2an yg saya bawa
setelah jatuh dari tangga
adalah
2 luka di sikut kanan dan kiri
warna biru lebam di bagian punggung dan pinggul
serta rasa kaku pada jari kelingking
dan
yg membuat saya uring2an
ialah karena laptop yg ikut terjatuh
bersama si empunya
malah mengalami kerusakan juga
hiks
..
sudah jatuh
tertimpa tangga




Wednesday 16 July 2008

Nostalgia

kmaren malam
saya dan tiga orang teman
mencoba mengulang masa-masa kecil
masa-masa berseregam putih merah
tepatnya skitar taun 90an
..
masih lekat dalam ingatan
bagaimana uang jajan 500 rupiah
mampu membeli :
1. 20 bungkus permen mentos/sugus
which is 1 bungkusnya berharga 25 perak saja
2. 5 buah bakso cilok
which is stand for "aci dicolok" , jadinya "cilok"
3. gulali alias kembang gula
yang berwarna pink
dan bentuknya kayak kemoceng itu
4. sebungkus ciki/citos/jetset/taro
malah masih dapet kembalian
5. permen warna ijo merah
yg bentuknya macam2
dikreasikan dan dipencet2 dgn tangan si abang
yg diragukan kebersihannya
namun karna bentuknya yg menarik
tetep aja laku
6. 5 bungkus lidi2an
rasanya enak tapi saya gak tau bahan dasar pembuatannya
7. kue laba-laba
yg menurut saya gak mirip sama skali dgn laba2
..
dan masih banyak lagi jajanan depan SD lainnya
yg murah meriah (zaman itu) dan
sepertinya gak sehat
..
hanya dalam waktu beberapa tahun
uang 500 rupiah yang mulanya
mampu ditukar dgn 20 bungkus permen
kini hanya berlaku untuk 4 bungkus permen saja
..
terlepas dari soal uang 500 itu
saya mau bercerita hal lain
masih tentang jajanan gak sehat
..
jadi ingat salah satu cemilan ber-MSG
yg dulu juga sering jadi menu jajanan
cemilan itu bernama
"ANAK MAS"
ya.. kalo gak salah bgitu lah namanya
buat yg gak tau sperti apa anak mas itu
anak mas adalah sejenis mie
yg makannya gak pake dimasak
tinggal diremes alias diancurin
trus tuangin bumbunya
trus dikocok2
dan siap dinikmati
..
gak cukup cuma bercerita soal anak mas
akhirnya malam itu
saya dan tiga orang teman tsb
pergi mencari sang anak mas
..
dgn langkah ragu2
apakah si anak mas itu masih beredar di pasaran
kita beranjak ke indomart
yg letaknya di depan komplek
..
setelah berputar 2 keliling
trnyata si anak mas tak berhasil ditemui
kecewa juga sih
soalnya hasrat akan anak mas itu terlalu menggebu2
*halah*
..
di tengah kekecewaan
seorang teman yg masih meneruskan pencarian
tiba2 menemukan makanan sejenis
akhirnya kita berkumpul di depan rak yg berisi makanan itu
dengan muka yg histeris
dan tersenyum penuh kemenangan
..
walaupun si anak mas gak ada
tapi toh penggantinya masih ada
namanya "MI REMEZ"
mirip2 lah
dia masih satu angkatan sama anak mas
..
tadinya mau kita borong itu mi remez
saking pengennya nyobain lagi jajanan model itu
stelah skian lama
tapi mengingat kandungan MSG di dalamnya
cukuplah kita bawa pulang 5 bungkus saja
..
yg penting keinginan mencicipi jajanan nostalgia
bisa terpenuhi

Grab this Widget ~ Blogger Accessories