Monday 11 July 2011

Wisdom Tooth ( Part I )

Wisdom tooth atau gigi geraham bungsu adalah gigi geraham ketiga yang muncul pada usia sekitar 18-30 tahun (sumber : Wikipedia ). Sekitar dua tahun yang lalu, si wisdom tooth ini mulai memperlihatkan ‘penampakan’ kecil di sebelah para gigi senior saya. Dia tumbuh sangaaaaaat perlahan diiringi rasa nyeri yang aduhai. Awalnya nyeri gigi ini muncul setiap tiga atau empat bulan sekali. Namun beberapa bulan terakhir, siklusnya berubah menjadi bulanan disertai dengan demam tinggi. Sangat sangat menyiksa.

My aunt who is also my dentist, pernah ngasih saran untuk mencabut aja si wisdom tooth ini. Kalau cuma satu sih nggak apa, tapi ini ada EMPAT gigi geraham bungsu yang disarankan buat dicabut. Kanan atas, kanan bawah, kiri atas, kiri bawah. Oh men!

Saya memulainya dengan googling dan nanya ke kawan yang sebelumnya udah pernah menjalani proses cabut geraham bungsu yang juga dikategorikan sebagai operasi kecil ini. Agak ngeri sih baca komentar di salah satu forum besar punya Indonesia itu, banyak yang menuliskan pengalaman buruk mereka. Hal ini makin mengurungkan niat buat melakukan operasi tersebut.

Waktu berlalu, demam tinggi dan nyeri gigi yang ditimbulkan makin nggak bisa ditolerir lagi. Hampir seminggu cuma makan pakai gigi sebelah kiri aja. Gigi sebelah kanan? Uh.. sakit bukan main sampai gusi pun bengkak karna si wisdom tooth ini sedang mencari jalan untuk ‘tampil’. Apalagi, tumbuhnya wisdom tooth ini nggak sesuai dengan jalur gigi senior yang lain, tumbuhnya terlalu ke samping, ke arah pipi.

Karena udah “nggak..nggak..nggak kuat” dengan rasa sakit periodik ini, maka saya beranikan diri juga untuk membuat keputusan “ Karina Akan Melakukan Operasi Kecil Cabut Geraham Bungsu”. YES!

2 comments:

Anonymous said...

Is it really that hurt?..

nonakarin said...

yea, that hurt! :(

Grab this Widget ~ Blogger Accessories